Ulasan Hotel di Madinah, Makkah dan Jeddah

Ulasan berikut ini adalah hasil dari pengalaman saya sendiri, bila ada diantara pembaca yang mau memberikan ulasan hotel lain silahkan kirim email ke :

menuju_mahacinta@yahoo.com

Insya Allah akan kami tampilkan sehingga bisa membantu para jamaah lain.

Terima kasih

AL HARAM HOTEL - MADINAH

Hotel ini berada dalam baris kedua bila dihitung dari pelataran masjid. Hotel-hotel baris pertama (paling dekat dengan masjid antara lain adalah Hotel Movenpick, Oberoi dan Taiba Hotel). Walaupun berada di baris kedua, jarak dari hotel menuju masjid tetap dekat. Tidak sampai lima menit berjalan, kita akan sudah sampai pada pelataran masjid. Malah mungkin hanya 2-3 menit saja.

 

Hotel ini cukup bagus, baik itu dari segi kamar, lobby maupun gedung secara keseluruhan. Kamar hotel lumayan besar, dengan jendela kamar yang besar pula. Jika dibuka tirainya, akan tampak pemandangan luar dengan jelas. Ruang makan juga lumayan besar. Walaupun digabung dengan jamaah dari travel lain, tidak pernah sampai kehabisan tempat duduk. Lift tersedia cukup banyak, mungkin sekitar 4-8 lift.

Pemandangan kota Madinah dari kamar di hotel Al Haram Madinah
Pemandangan kota Madinah dari kamar di hotel Al Haram Madinah

Seperti pada umumnya hotel-hotel di tanah suci, lantai dasar dari hotel Al Haram adalah toko-toko. Memang bukan mal besar seperti yang ada di bawahnya hotel Movenpick, karena di Al Haram toko yang ada lebih banyak menjual baju dan beberapa barang oleh-oleh haji. Ada juga mini market (yang benar-benar mini karena hanya bisa memuat 4 orang didalam ruangannya), money changer, dan kios kecil penjual kartu telepon.

 

Beberapa travel biro mengatakan hotel ini adalah hotel bintang 4, namun banyak juga yang mengatakan hotel bintang 5. Tapi hal itu tak perlu terlalu masalah, yang penting letaknya memang tidak begitu jauh dari masjid. Saat melangkah menuju masjid, kita akan menemukan banyak penjual kaki lima yang menjual aneka barang. Harga cukup, atau boleh dibilang sangat murah. Walaupun tentu saja kualitasnya juga berbeda dengan yang harganya lebih mahal.

 

Hotel ini termasuk salah satu hotel yang sering dipakai oleh jamaah Indonesia, jadi tak perlu khawatir, banyak pegawainya yang paham berbahasa Indonesia (karena memang berasal dari Indonesia, hehehe..) terutama petugas di ruang makan. Untuk petugas room service, memang kebanyakan bukan dari Indonesia, tapi mereka cukup ramah. Bila butuh sesuatu, bisa minta tolong mereka (tentu saja dengan menyiapkan tip atas bantuan yang mereka berikan).

HOTEL DAR EL EIMAN - MAKKAH

Hotel ini salah satu dari sekian banyak hotel baru di Makkah. Terletak dalam satu gedung besar yang terdiri dari tiga hotel. Yaitu Hotel Dar Al Eiman, Hotel Royal Orchid dan Hotel Dar Al Gufrant. Gedung ini sendiri berhimpitan dengan beberapa gedung lain yang menopang Menara Jam Besar (icon baru kota Makkah, jam mirip Big Ben tapi jauh lebih besar lagi). Jadi bila satu gedung saja ada tiga hotel, bisa dibayangkan ada berapa total dari hotel yang ada di keseluruhan komplek/ gedung yang menopang jam tersebut.

 

Karena terdiri dari 3 hotel, maka tentu ada 3 lobby hotel di satu lantai. Sempit? Tentu saja tidak, karena lantai lobby nya saja begitu luas. Bila dari jalan raya, untuk menuju lobby hotel kita menggunakan lift khusus yang hanya menuju ke lobby (jumlahnya 3-4 lift). Sedangkan dari lobby menuju kamar, ada banyak lift, mungkin sekitar 8 lift untuk tiap hotel. Dan jangan khawatir untuk bercampur dengan jamaah dari hotel lain, karena tiap hotel memiliki liftnya sendiri.

 

Yang menarik dari hotel ini adalah akses menuju masjid. Dari lobby menuju masjid, tak perlu lagi menggunakan lift. Gunakan saja tangga/ escalator! Cukup dua kali turun tangga, maka kita sudah sampai di halaman masjidil Haram. Sangat dekat. Beberapa langkah kemudian kita malah sudah memasuki gerbang 1 yang bernama King Abdul Aziz. Tak perlu melalui jalan raya. Begitu keluar hotel langsung berada di halaman Masjidil Haram.

Turun dari lobby hotel Dar El Eiman dengan menggunakan escalator, langsung sampai di halaman Masjidil Haram
Turun dari lobby hotel Dar El Eiman dengan menggunakan escalator, langsung sampai di halaman Masjidil Haram
Kamar hotel Dar El Eiman Makkah
Kamar hotel Dar El Eiman Makkah

Hotel ini jelas hotel bintang lima. Tak perlu diperdebatkan lagi. Memang pantas disebut bintang lima baik itu untuk kamarnya yang begitu modern (furnish minimalis), lokasinya yang sangat dekat, fasilitas dan gedung secara keseluruhan. Ruang makan juga sangat besar, dengan peralatan dan menu makan yang berkelas. Saya pernah mendapatkan rajungan dalam salah satu menu makan kami. Bila di madinah makanan sangat Indonesia, maka di hotel ini bisa dibilang Indonesia 80% sedangkan 20%nya lagi kita bisa mendapatkan menu Internasional (salad buah zaitun, roti khas arab, cake, croissant, dll). Berada di hotel ini, seperti berada di dalam kota. Jadi, kota dalam kota. JIka hotel anda selama di Makkah adalah hotel Dar El Eiman, tak perlu khawatir, karena Anda mendapatkan salah satu hotel terbaik di Makkah!

Oiya, selama di Makkah (di hotel manapun anda menginap), coba lihatlah tv di kamar masing-masing. Karena di TV ada saluran siaran langsung dari masjidil Haram. Jadi misalnya ketika Anda melihat kabah tidak terlalu padat dan Anda ada rencana ingin mencium hajar aswad, anda bisa segera bergegas turun. Dengan siaran langsun tersebut, Anda lebih mudah untuk mengambil keputusan.

 

Kelebihan lain dari hotel ini adalah, beberapa lantai dibawahnya merupakan pusat pertokoan modern. Segala hal bisa kita temukan disini, dari mulai food court dengan harga terjangkau (sekitar 20 riyal, atau Rp. 50.000an bila dikurs dengan rupiah) sampai dengan supermarket, penjual parfum, baju/ gamis, tasbih dan aneka oleh-oleh. Memang harganya jadi harga toko, bukan harga kaki lima. Tapi lumayan masih terjangkau kok. Andai ingin lebih merasakan belanja di toko tradisional dengan harga yang lebih murah lagi, ini juga bukan hal susah karena begitu keluar hotel pun kita akan menemukan banyak kios-kios yang menjual segala macam keperluan kita.

HOTEL RED SEA PALACE - JEDDAH

Hotel Red Sea Palace - Jeddah
Hotel Red Sea Palace - Jeddah

       Lumayan besar juga hotel ini. Kamarnya juga cukup besar. Apalagi memang hotel ini berkategori bintang lima. Tak heran bila beberapa airlines menempatkan cabin crewnya di hotel Red Sea Palace. Sayangnya, hotel ini bukan hotel yang terbilang baru, apalagi bila dibandingkan dengan hotel Dar El Eiman di Makkah, yang memang masih terbilang baru dan kinyis-kinyis. Menurut info, hotel ini sebentar lagi akan dibeli dan direnovasi menjadi hotel Hotel Holiday Inn. Entah benar atau tidak.

 

        Ruang makan di hotel ini cukup bagus. Menu makanan pun lebih internasional. Malah bisa disebut 95% makanan asing (arab dan barat). Jadi bila ada yang belum sempat mencicipi makan asli arab, mungkin di hotel ini bisa terpenuhi. Yang jelas lokasi hotel ini sangat strategis karena dekat dengan pusat belanja oleh-oleh yang akrab dengan jamaah Indonesia. Cukup dengan berjalan kaki beberapa meter, kita bisa langung belanja di Cornish Center.

 

Help

Jakarta

Makkah/Madinah

Kurs Rupiah Terhadap:
Mata Uang
Beli
Jual
US Dollar 8.820 8.910
Saudi Riyal 2.271 2.462
Last update : 20/10/11
Click for the latest Jakarta / Soekarno-Hatta weather forecast.
Click for the latest Makkah weather forecast.
free counters

Kami menerima berbagai tulisan yang berhubungan dengan haji & umrah, baik itu berupa :

Pengalaman umrah/ haji

Info travel biro umrah/ haji

Artikel terkait lainnya

Cukup email ke :

menuju_mahacinta

@yahoo.com

Redaktur berhak untuk mengedit isi tulisan tanpa mengubah makna keseluruhan.